3K

Riwayat alergi menurut bidang medis biasanya akan bermula dari masa kanak-kanak. Memang alergi bukan penyakit yang mematikan yang perlu ditakuti, namun memang jika orang tersebut sudah mengidap alergi akan bagi dirinya untuk menghilangkan gangguan alergi ini yang malah ujung-ujungnya bisa menghambat aktivitas.

Maka dari itu perlu alergi ini perlu dapat perhatian khusus dari para orang tua. Orang tua sebaiknya mewaspadai gejala alergi pada anak sejak dini. Perhatian ini agar bisa mencegah alergi sedini mungkin pada anak, karena biasanya pencetus alergi bisa berbagai macam.

Sudah tak asing bagi kita bahwa alergi adalah sebuah bentuk hipersensitif dari reaksi yang berbeda pada tubuh. Biasanya reaksi ini adalah terhadap rangsangan atau zat dari luar tubuh seperti makanan, debu, atau obat.

Penyebab faktor alergi sebenarnya ada berbagai macam, paling pertama adalah faktor genetik yang memang diturunkan sendiri oleh orang tua atau bisa berupa dari gen. Selanjutnya adalah keadaan lingkungan seperti polusi, aktivitas fisik, infeksi atau bahkan emosi. Lalu yang terakhir adalah imunologi yang biasanya akan berkaitan dengan sistem imun pada tubuh yang memang tidak normal.

Bisa dibilang juga angka alergi di Indonesia itu meningkat meskipun memang tidak meningkat secara drastis. Rata-rata penderita alergi di Indonesia adalah mereka yang memiliki asma, selanjutnya adalah alergi hidung dan juga eksim. Menurut data medis juga per bulannya banyak orang yang berobat hanya karena masalah alergi.

Jumlah alergi terbesar juga biasanya karena masalah makanan. Biasanya orang tersebut belum mengetahui orang tersebut alergi terhadap makanan yang ia konsumsi. Sehingga ketika sudah mengetahui semuanya sudah terjadi. Selanjutnya alergi terbesar pada anak terjadi akibat polusi dan lingkungan sekitar.

Faktor lainnya yang memang berpengaruh pada kekebalan alergi seseorang anak adalah faktor Imunoglobulin E (IgE). Zat asing yang masuk ke dalam tubuh jika menempel pada sel mast (pada usus) akan ditangkap oleh IgE dan menyebabkan keluarnya histamin. Nah zat histamin itulah yang menyebabkan alergi.

Namun alergi akan terjadi jika terjadi kontak pada IgE terjadi secara berkala. Dalam artian adalah jika anak tersebut baru pertama kali mengonsumsi makanan atau berada dalam lingkungan yang menyebabkan alergi maka gejala alergi tidak akan langsung muncul, namun berikutnya gejala tersebut akan muncul lebih besar.

Anak berisiko lebih besar terkena alergi jika sebelumnya memiliki riwayat keluarga yang memang memiliki riwayat alergi juga. Biasanya alergi akan diturunkan secara genetik, namun bisa saja yang menderita alerginya berbeda. Tidak semua anak akan mengalami alergi tergantung dari genetikanya tersebut

Faktor alergi lainnya yang berhubungan dengan lingkungan adalah kebiasaan orang tua terutama ayah yang merokok. Bukan hanya itu saja, sang ibu yang memang dahulunya merokok akan berpotensi melahirkan anak yang memiliki bakat alergi juga.

seperti yang disebutkan di awal, alergi memang tidak mematikan. Namun alergi akan membuat anak menjadi risik karena gejalanya yang sangat mengganggu aktivitas sehari hari. Mulai dari rasa gatal, bersin terus menerus atau bahkan batuk-batuk dan muntah akan membuat anak mungkin akan rewel.

Video terpopuler

Artikel Terbaru
Tanya Dokter