2K

Banyak ibu-ibu muda yang memilih untuk tidak menysui bayi mereka. Alasannya beragam. Ada yang tidak memiliki ASI ada juga yang beralasan konyol, malu melakukannya.

Padahal tanpa mereka sadari ada banyak manfaat dari menyusui. Menyusui bayi setidaknya mampu mengurangi risiko kanker payudara, tak hanya itu, menyusui juga bisa membantu para ibu untuk menurunkan berat badan setelah melahirkan.

Belum lagi manfaat ASI bagi anak. Ada banyak sekali manfaat. Membantu mengoptimalkan kerja otak anak, melengkapi nutrisi dan menguatkan kesehatan dan kekebalan tubuh anak dalam jangka panjang.

Bayi dianjurkan untuk disusui secara ekslusif selama 6 bulan pertama kehidupan dan dilanjutkan dengan didampingi makanan pendamping ASI. Perlindungan terhadap infeksi paling besar terjadi selama beberapa bulan pertama kehidupan bayi yang mendapat ASI secara eksklusif. Lebih lama bayi mendapatkan ASI akan memberikan efek proteksi yang lebih kuat.

Menyusui eksklusif selama 6 bulan terbukti memberikan risiko yang lebih kecil terhadap berbagai penyakit infeksi (diare, infeksi saluran napas, infeksi telinga, pneumonia, infeksi saluran kemih) dan penyakit lainnya (obesitas, diabetes, alergi, penyakit inflamasi saluran cerna) di kemudian hari.

Zat kekebalan yang terdapat dalam ASI berasal dari ibu yang ditransfer ke bayi untuk membantu mengatur respons imun tubuh melawan infeksi. Menyusui ekslusif selama 6 bulan juga akan meningkatkan kadar antibodi di dalam sirkulasi darah ibu sehingga dapat mengurangi risiko terjadinya infeksi setelah melahirkan (infeksi pasca partus). Perdarahan setelah melahirkan berkurang dihubungkan dengan peningkatan konsentrasi oksitosin.

Nah Boykepers itulah tadi penjelasan mengapa perlu untuk menyusui anak. Poin yang harus diingat ialah, menyusui merupakan cara terbaik untuk kedekatan emosional antara ibu dan anak. Karena itu, kenapa tidak untuk menyusui?

Video terpopuler

Artikel Terbaru
Tanya Dokter