757

Boykepers, pernah nggak kamu mendengar orang tua berceletuk “Wah, lagi jatuh cinta ya, pantesan jerawatan?” kepada anak ABG atau remaja? Sekilas memang terdengar aneh dan tidak masuk akal. Apa hubungannya jerawat dan jatuh cinta? Apakah ketika kita jatuh cinta serta merta efek biologis yang timbul adalah jerawat? Eits.. ternyata memang ada benarnya juga lho! Secara tak langsung ternyata jerawat juga bisa berhubungan dengan libido atau hormon untuk meningkatkan gairah seksual. Ikuti penjelasan lebih lengkapnya berikut ini!

 

Penyebab Jerawat

Jerawat adalah benjolan kecil yang terasa sakit atau gatal. Biasanya timbul di wajah, punggung, dan dada. Jerawat bisa dialami oleh siapa saja, tua, muda, pria, atau wanita. Hampir semua orang pernah mengalami jerawat dalam hidupnya. Beberapa orang mengalaminya sesekali, sebagian yang lainnya tak hilang dalam jangka waktu yang lama. Jerawat biasanya mulai muncul saat seseorang menginjak pubertas. Secara teknis, jerawat terjadi karena bakteri menginfeksi pori-pori kulit yang mengandung banyak minyak. Debu, make-up, dan kotoran adalah salah satu pemicu eksternalnya. Selain itu, faktor hormonal juga berpengaruh besar terhadap timbulnya jerawat.


Hormon Libido Memicu Beberapa Hal

Dalam hidupnya, seseorang akan mengalami beberapa kali fase ketidakseimbangan hormon, khususnya wanita. Produksi hormon tidak stabil saat pubertas, selama kehamilan, dan menjelang menopause. Maka dari itu, tidak heran jika jerawat bermunculan dalam fase-fase tersebut.

Salah satu hormon yang diproduksi tidak stabil adalah Libido. Hormon libido memiliki fungsi utama meningkatkan gairah seksual dalam diri manusia. Pubertas adalah masa seseorang mulai tertarik dengan lawan jenis karena hormon libido sudah mulai diproduksi.


Jerawat dan Pubertas

Saat masuk masa puber, pasti salah satu musuh terbesar adalah jerawat yang sembuh-sembuh. Masalah ini memang terjadi dari waktu ke waktu dan generasi ke generasi. Tak perlu khawatir karena hampir setiap orang mengalaminya. Kebanyakan, jerawat yang terjadi saat masa remaja bukan dikarenakan debu atu kosmetik, melainkan faktor hormonal. Karena itu, pencegahannya pun juga harus dari dalam.


Banyak Jerawat = Libido Tinggi 

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, Libido berfungsi untuk meningkatkan gairah seksual seseorang terhadap lawan jenis. Semakin banyak libido diproduksi, gairah seksual akan semakin meningkat. Meningkatnya gairah seksual memungkinkan tubuh memproduksi minyak pada kulit lebih banyak. Nah, produksi minyak berlebihan inilah yang kemudian juga memicu tumbuhnya jerawat di wajah remaja. Karena itu, ada benarnya juga pernyataan bahwa memiliki banyak jerawat berarti Libido sedang tinggi.

Satu hal lagi yang perlu diperhatikan. Hasrat seksual dan ketertarikan dengan lawan jenis karena tingginya hormon Libido tidak serta merta menjadikan seseorang ingin sekali berhubungan seksual. Karena itu, tidaklah bijaksana jika menganggap seseorang yang memiliki banyak jerawat berarti sering berpikir jorok dan memiliki keinginan kuat untuk berhubungan seksual.


Sekarang kamu sudah paham kan, Boykepers? Walaupun ada korelasi antara jerawat dan libido, namun tidak semua jerawat terjadi karena libido lho. Bisa jadi jerawat muncul karena alergi, polusi udara, atau penyakit tertentu. Karena faktor penyebabnya berbeda-beda, maka cara penanganannya pun juga tidak sama. Kamu butuh berkonsultasi dengan dokter untuk menentukan pengobatan yang tepat untuk jerawat yang sedang kamu alami.

Video terpopuler

Artikel Terbaru
Tanya Dokter