600

Kesuburan seseorang bukan hanya dilihat dari seberapa kuat penis berereksi dan seberapa lama hubungan seksual dapat dipertahankan hingga mencapai tingkat kepuasan tertinggi. Walaupun kepuasan seksual itu penting untuk menjaga keharmonisan hubungan suami istri, namun kesuburan adalah hal utama yang perlu dipersiapkan selain stamina. Di samping kepuasan seksual, hubungan intim suami istri bertujuan untuk memperoleh keturunan terbaik. Nah, untuk menghasilkan bibit yang kuat dan sehat, stamina selama berhubungan seksual tidak begitu berpengaruh besar. Kualitas sperma dan ovumlah yang lebih utama.

Pasangan tidak boleh hanya mementingkan seberapa lama dan seberapa puas pasangan dalam berhubungan, melainkan juga memperhitungkan kesubutan bibit yang mereka bawa. Terkadang saat melakukan aktivitas sehari-hari kita lengah untuk menjaga vitalitas bibit, terlebih sperma. Ovum wanita telah diproduksi sejak dia lahir dan akan dilepaskan satu per satu. Sedangkan sperma pria akan terus diproduksi sepanjang waktu. Karena itu, pola hidup dan metabolisme tubuh pria sangat berpengaruh terhadap kesehatan spermanya.

Dalam artikel berikut, Boukepedia akan memberikan beberapa daftar kegiatan yang mempengaruhi kualitas sperma. Jika kamu ingin segera memiliki momongan, ada baiknya menyimak beberapa poin di bawah ini.


1. Memakai Sunscreen

Memang tidak semua pria peduli jika kulit gosong terpapar matahari. Namun ada juga yang secara berkala memakainya. Padahal, kandungan BP-2 atau 3OH-BP dapat mengganggu hormonal dalam tubuh pria lho, Boykepers!


2. Menggunakan Celana Dalam Ketat

Memang yang lebih sehat adalah tidak memakai pakaian dalam sama sekali agar testis dapat bebas bergerak dan tidak terhimpit. Suhu yang lebih panas dan lembap membuat testis tidak dapat memproduksi sperma dengan maksimal.


3. Mandi Air Panas

Suhu yang meningkat membuat testis menjadi tempat yang tidak kondusif untuk memproduksi sperma.


4. Memangku Laptop

Sama seperti mandi air panas dan menggunakan celana dalam ketat, memangku laptop juga meningkatkan suhu testis. Selain itu, gelombang elektromagnetiknya juga memberi pengaruh tidak baik.


5. Kurang Olahraga dan Berlebihan Berat Badan

Obesitas memberikan efek yang tidak baik bagi kesehatan, termasuk faktor hormonal dan jantung. Selain itu, kurangnya olahraga menghambat diproduksinya hormon kesuburan lho!


6. Tidak Bercinta

Tidak bercinta sama sekali, menyebabkan sperma tidak dikeluarkan dari testis. Akibatnya, sperma akan terus berada di sana walaupun kondisinya sudah tidak prima. Dengan bercinta secara rutin, sperma juga akan terus diproduksi dengan kualitas yang terbaik.


7. Depresi

Selain mengganggu kesehatan fisik, depresi juga menghambat produksi hormon testosterone yang mempengaruhi kesuburan pria.


8. Konsumsi Kedelai Berlebih

Walaupun kedelai merupakan sumber protein nabati yang bagus, namun kandungan estrogen di dalam kedelai tidak baik untuk pria.


9. Sering Makan Daging Olahan

Sebuah studi baru menemukan bahwa daging olahan, seperti sosis atau daging, secara signifikan dapat membahayakan kualitas sperma.


10. Konsumsi Alkohol dan Rokok

Sebuah studi yang dipublikasikan di jurnal BMJ Open, menyebutkan bahwa meminum alkohol dalam jumlah banyak punya efek secara langsung ke produksi sperma pria. Tak hanya menurunkan jumlahnya, kualitas sperma pun akan menurun. Selain itu, merokok juga terbukti memperlambat pergerakan sperma. Dalam sebuah studi di University of Saarland, Jerman, terlalu banyak merokok dapat meningkatkan adanya radikal bebas yang terkandung dalam cairan sperma.

Video terpopuler

Artikel Terbaru
Tanya Dokter