425

Pernahkah di antara kamu mendengar istilah fetish? Beberapa pendapat mengatakan bahwa fetish adalah gangguan psikologis yang menyangkut hasrat seksual tertentu yang tidak normal. Sebagian menganggap hal ini normal karena setiap orang memiliki preferensi yang berbeda soal seks.

Jika kamu lebih bergairah saat melihat pria memakai tuxedo atau bergairah saat melihat salah satu bagian tubuh pasangan, berarti kamu memiliki fetish tertentu. Apakah hal tersebut normal? Boykepedia akan membahas tuntas soal fetish dalam artikel kali ini.

Apa itu Fetish?

Fetish adalah suatu keadaan seseorang melakukan hal tertentu yang spesifik, untuk memenuhi hasrat bercinta dan membantu mereka mencapai kepuasaan. Hal-hal tertentu yang dilakukan bermacam-macam, mulai dari yang normal dan biasa-biasa aja, hingga yang paling aneh dan tidak terpikirkan orang kebanyakan. Fetish bisa berupa tindakan atau barang-barang tertentu yang membuat seseorang bergairah, dan sering kali harus ada atau dilakukan oleh orang tersebut setiap kali bercinta dengan pasangan.

Setidaknya ada tiga macam fetish yang dapat dikategorikan. Yang pertama adalah fetish media. Misalnya kamu tertarik dengan lelaki yang menggenakan material dari karet, kulit, atau sutra. Kemudian ada fetish bentuk, yang membuat seseorang tertarik dengan karakter yang memakai seragam, baju karate, dasi, dan sebagainya. Yang terakhir adalah fetish badan, yaitu; lengan, dada, payudara, perut, kaki, bola mata, dan lainnya.

Nah, fetish ini juga merupakan alasan seseorang memilih kesukaan tertentu dalam berhubungan seksual, terutama pria. Wanita lebih jarang memiliki fetish dibanding pria. Biasanya mereka akan meminta pasangan mereka mengenakan stiletto, atau meminta pasangan mereka menggenakan seragam suster.

Apakah Penyebab Fetish?

Meskipun belum ada satu penelitian yang berhasil menemukan penyebab seseorang memiliki fetish, beberapa ahli psikologi meyakini kelainan tersebut timbul akibat ketertarikan dan gairah seksual yang dilampiaskan pada objek tertentu yang tidak lazim.

Menurut Scot Jacobey, seorang ahli di bidang seks terapi, fetish merupakan bagian dari fantasi seks. Normal atau tidak normal bergantung dari fantasi seseorang terhadap pasangan atau benda yang membuatnya bergairah. Fetish bisa juga dikategorikan sebagai perilaku seks normal, hanya saja seseorang yang memiliki fetish akan memiliki gairah terhadap benda-benda non-seksual atau terhadap sesuatu yang menimbulkan gairahnya. Fetish bisa dikatakan normal atau tidak, bergantung intensitas dan tingkatnya. Asalkan pasanganmu tidak keberatan, hal ini tentu bukan masalah.

Bagaimana Fetish yang Normal?

Beberapa orang merasa memiliki fantasi seksual tertentu dan merasa aneh. Karena itu mereka memendamnya sendiri. Walau begitu, ternyata di luar sana banyak juga orang yang memiliki fantasi seks yang sama denganmu, bahkan lebih aneh.

Lalu bagaimana kita bisa membedakan fantasi seks yang normal dan mana yang tidak? Ketika kamu dan pasangan merasa nyaman, dan yang paling penting tidak meyakiti satu sama lain, berarti kamu masih memiliki fantasi seks yang normal. Selama pasangan masih mau melakukannya tanpa paksaan, hal ini baik-baik saja.

Video terpopuler

Artikel Terbaru
Tanya Dokter