937

Hubungan suami istri bukanlah sesuatu hal yang sulit dipelajari, karena setiap manusia memiliki insting untuk berkembang biak. Namun, karena dalam masyarakat kita seks masih dianggap tabu untuk didiskusikan, aktivitas seksual menjadi hal yang sulit untuk dipahami dengan gamblang. Hal ini terbukti dengan banyaknya pasangan muda atau pengantin baru yang kebingungan saat akan melakukan penetrasi pertama.

Bagi kamu yang berencana menikah dalam waktu dekat, Boykepedia sudah menyiapkan beberapa hal yang perlu kamu persiapkan sebelum kamu memulai hubungan seksual pertama.

Fisik yang Kuat

Tidak dapat dipungkiri, rangkaian pernikahan baik adat maupun resepsi menyita banyak tenaga. Sehingga, terkadang pasangan suami istri baru menunda untuk berhubungan seksual di malam pertama mereka. Tidak perlu dipaksakan, karena hubungan seksual memang merupakan aktivitas yang cukup menguras tenaga.

Jika ingin segera merasakan kenikmatan seks di malam pertama, cobalah untuk olah tubuh mulai dari beberapa hari sebelum pernikahan. Tambah porsi olahraga dan konsumsi makanan yang bergizi. Jaga tubuh tetap fit dan cukup istirahat. Jika staminamu bagus, kamu bisa melakukan malam pertama dengan lebih nyaman.

Mental yang Sehat

Kondisi psikologis merupakan faktor yang juga penting untuk terus dijaga sebelum kamu dan pasangan beraksi di malam pertama. Kebanyakan pengantin baru memiliki ketakutan yang sama. Istri akan merasa was-was bagaimana jika penetrasi pertama menyakitkan, sedangkan suami akan khawatir apakah dia mampu tampil maksimal dan mengesankan di depan istri. Pikiran-pikiran buruk tersebut akan berpengaruh secara mental dan biologis lho, Boykepers. Ada beberapa suami-istri baru yang kesulitan melakukan penetrasi karena keduanya tegang.

Pengalaman pertama berhubungan seksual tidak perlu sempurna seperti dalam bayangan. Karena hubungan seksual suami istri adalah aktivitas yang terus menerus, semakin lama keduanya akan semakin baik dan mengerti teknik yang tepat. Tidak usah mengkhawatirkan malam pertama, karena kamu dan pasangan masih punya ratusan bahkan ribuan malam-malam berikutnya.

Suasana yang Mendukung

Suasana mendukung tidak perlu ditunggu, karena kedua pasangan bisa mengusahakannya. Beberapa pasangan yang memilih untuk menunda honeymoon setelah menikah mungkin memiliki kesempatan untuk bermesraan lebih leluasa. Namun, tak masalah juga jika pasangan menghabiskan malam pertama di rumah. Jika kedua pasangan mampu membawa suasana keintiman di antara mereka, melakukan hubungan suami istri pertama kali di mana pun tak akan menjadi halangan.

Pengetahuan yang Mumpuni

Mulailah untuk berpikir lebih terbuka dan belajarlah dengan baik seputar seks. Sebaiknya suami dan istri sudah memahami teori-teori dasar berhubungan badan agar nantinya tidak kagok saat mencoba sendiri. Menonton film dewasa atau membeli majalah dewasa tidak selamanya adalah aktivitas jorok. Jadikan sumber-sumber tersebut sebagai referensi dan alat bantu agar kamu dan pasangan memiliki pengetahuan yang mumpuni. Dengan adanya internet, pasangan suami istri baru pasti lebih mudah mengakses pengetahuan bermanfaat seputar seks.

Komunikasi yang Lancar

Tidak perlu malu untuk mendiskusikan hal ini dengan pasangan. Kamu perlu tahu hal-hal apa yang membuat pasanganmu senang dan apa yang membuatnya tidak nyaman. Kamu pun juga harus jujur tentang preferensimu. Ada baiknya sebelum menikah pasangan suami istri membuat kesepakatan tentang kehidupan seks nantinya. Hal ini bermanfaat agar pasangan dapat saling memahami kebutuhan masing-masing.

Malam pertama memang begitu sakral bagi pasangan muda. Walaupun begitu, jangan pernah hubungan seksual dijadikan beban karena pada dasarnya hubungan seksual yang baik mampu menghilangkan beban dan mendekatkan kedua pasangan.

Video terpopuler

Artikel Terbaru
Tanya Dokter