553

Tidak ada manusia yang sempurna, begitu pun kita dan pasangan. Ketika seseorang memutuskan untuk memilih kekasih, seharusnya dia sudah siap menerima semua kelebihan dan kekurangannya. Terkadang kita sering merasa insecure dan rendah diri di hadapan pasangan karena berbagai sebab. Perasaan ini timbul ketika kita merasa sepertinya pasangan akan lebih mencintai jika diri kita lebih sempurna.

Begitu pun dalam relasi seksual dengan pasangan. Terkadang ada perasaan minder karena badan sudah tidak sesintal masa muda dulu, ada bekas jahitan caesar, atau penis sudah tidak sekuat dulu lagi. Sesekali memang wajar perasaan seperti itu dan bagus jika hal tersebut memacu kita untuk berusaha memberikan yang terbaik. Namun, jika terus menerus terjadi, bisa menimbulkan masalah baru.

Boykepedia akan memberikan tips untuk kamu yang sering merasa rendah diri dan insecure saat mulai berhubungan seksual dengan pasangan.


1. Berbicara Dua Hati

Semua permasalahan dalam hubungan bisa diselesaikan dengan komunikasi yang tepat. Luangkanlah waktu untuk duduk berdua dengan pasangan dan berbicara dari hati ke hati. Tak perlu langsung ke pokok pembicaraan. Bahas hal-hal yang menyenangkan terlebih dahulu. Setelah suasana menjadi cair, kamu bisa memulai topic tentang ekspektasi pasangan terhadap kita. Diskusikan hal-hal apa yang pasangan harapkan terhadapmu, dan sebaliknya apa saja yang kamu ingin pasanganmu lakukan.

Diskusi bukan hanya berhenti pada tukar ekspektasi, namun lebih kea rah diskusi, tawar menawar, dan kesepakatan. Misalnya, pasangan ingin kamu lebih menjaga kesehatan, sementara akhir-akhir ini pekerjaanmu memang sedang banyak sekali. Mintalah dia untuk mengingatkan dan membantumu menjaga kesehatan dengan baik, sehingga jika di ranjang nanti staminamu tetap memuaskan.


2. Lakukan Perubahan

Jika kamu sendiri merasa tidak puas dengan tubuhmu atau performamu, bagaimana kamu meyakinkan orang lain untuk puas? Kamu harus berubah! Misalnya selama ini kamu merasa tidak cantik karena ada kantung mata besar. Karena itu, rawatlah wajah lebih intens mulai dari sekarang, kurangi begadang, dan tambah olahraga. Jika kondisimu berangsur-angsur membaik, percaya dirimu akan kembali tumbuh kok! Selama perubahan itu tidak memaksakan dan ujung-ujungnya bagus untuk dirimu sendiri, why not? Toh kita memang harus menjadi orang yang lebih baik dari waktu ke waktu kan?


3. Puji Pasangan

Siapa yang tak suka dipuji dengan tulus? Ya! Pujilah pasanganmu sesering mungkin. Bukan berarti apa yang ada dalam diri pasanganmu sudah sempurna, melainkan sebagai wujud rasa sayangmu dan penghargaanmu terhadap dirinya. Saat mendengar pujian, percaya dirinya akan meningkat. Sehingga, dia akan lebih menghargai dirinya sendiri. Dengan begitu, dia pun akan merasa lebih menghargaimu sebagai pasangan.

Bukan berarti hanya memberi pujian kosong ya, Boykepers. Memuji pasangan juga melatih kita untuk melihat satu kelebihan di antara beberapa kelemahan.  Pujilah bagaimana dia berusaha dengan keras memuaskanmu di ranjang. Pujilah dia yang mengingat semua hal kecil tentangmu. Pujilah karena dia tersenyum dengan tulus.


4. Bahagia Jadi Diri Sendiri

Pasangan yang baik pasti sudah dengan tulus menerima kelebihan dan kekurangan pasangan dengan senang hati. Saling mencintai bukan berarti menjadi pribadi yang sempurna bersama, melainkan dapat saling melengkapi dalam suka maupun duka. Jika kita merasa bahagia dan nyaman menjadi diri sendiri, hal tersebut akan menular kepada pasangan. Dia juga akan lebih bahagia dan bangga karena telah memilihmu menjadi pasangan.

Video terpopuler

Artikel Terbaru
Tanya Dokter